Kapan Harus Lakukan Turun Mesin Mobil? Kenali Gejalanya

Overhaul atau turun mesin mobil bisa dibilang sebagai salah satu masalah yang cukup ditakuti dan menjengkelkan bagi pemilik kendaraan. Wajar saja, jika mobil kesayanganmu overhaul maka dapat dipastikan bahwa terjadi kendala yang fatal pada mesin. Selain itu, biaya yang diperlukan untuk turun mesin tidaklah sedikit.

Secara singkat, overhaul atau turun mesin adalah langkah yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan mesin dengan cara melepas dan membongkar mesin itu sendiri. Hal ini bertujuan agar kendala mesin mobil bisa diidentifikasi lebih akurat. Setelah itu bagian mesin yang rusak akan mendapatkan penanganan yang tepat.

Lakukan Turun Mesin Mobil Jika Muncul Gejala Ini

Masalah kecil pada mesin jika terus dibiarkan tentu akan berpengaruh terhadap kinerja dan dapat memperparah kerusakan. Semakin parah kerusakan semakin mahal pula biaya yang harus dikeluarkan. Oleh sebab itu, Kamu harus memperbaiki kendala sedini mungkin agar tak terjadi hal-hal buruk pada mesin.

Sebenarnya, Kamu sendiri dapat merasakan secara langsung gejala-gejala yang bisa menandakan kerusakan mesin. Lantas apa saja kendala tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

  1. Mesin overheat

Salah satu penyebab turun mesin mobil yang paling sering ditemui adalah mesin yang terlalu panas atau overheat. Gejala dari overheat ini bisa Kamu kenali terutama ketika berkendara. Mesin akan mengeluarkan suhu panas berlebihan bahkan dalam kecepatan rendah sekalipun.

Mobil Ndut Ndutan Saat Injak Gas

Jika memang kondisi ini menimpa mobil kesayanganmu, berhentilah sejenak kemudian tunggu hingga mesin kembali ke suhu normal. Setelah itu cek air radiator atau datangi bengkel mobil terdekat.

Apabila lampu indikator suhu menyala, itu merupakan tanda bahwa suhu mesin sudah panas. Jangan memaksakan mobil tetap berjalan karena bisa berdampak pada kerusakan silinder head. Kerusakan silinder bisa mengakibatkan oli dan air bercampur. Pada tahap ini, mau tidak mau Kamu harus melakukan turun mesin mobil.

  1. Bercampurnya oli dan air

Penyebab selanjutnya yang dapat menyebabkan turun mesin mobil adalah bercampurnya oli dengan air dalam ruang bakar. Gejala ini bisa Kamu ketahui dengan melihat langsung kondisi oli mesin. Bila memang terjadi, maka Kamu akan mendapati warna oli kecoklatan mirip seperti susu coklat.

perbedaan oli kotor

Jika dibiarkan terus menerus, silinder head akan mengalami korosi atau karatan, muncul buih atau busa, hingga mengacaukan sistem sirkulasi mesin. Pada tahap ini, turun mesin harus dilakukan untuk mengembalikan performa dan kinerja mesin mobil.

  1. Knalpot mengeluarkan asap putih

penyebab turun mesin mobil yang ketiga yaitu gejala asap putih yang dikeluarkan knalpot tentu bisa Kamu lihat dengan mata telanjang. Waspadalah, asap putih tersebut merupakan tanda bahwa terdapat masalah pada mesin.

knalpot mobil keluar asap putih dan air

Biasanya, asap putih ini berasal dari proses pembakaran yang tidak sempurna. Dalam hal ini adalah oli masuk dan ikut terbakar di ruang bakar mesin. Jika Kamu teliti, kendala ini juga memberikan dampak berkurangnya volume oli mesin secara drastis. Bila dibiarkan maka berpotensi merusak komponen lain seperti seal valve, bore silinder, packing head, piston, dan silinder head.

Komponen-komponen yang telah disebutkan barusan tidak dapat diperbaiki dengan mudah. Untuk mengatasi kerusakan tersebut, turun mesin adalah langkah yang perlu diambil.

  1. Mesin terendam air

Meski tak sering ditemui, namun mesin yang terendam air bisa menjadi penyebab turun mesin mobil. Kasus ini biasanya dialami kendaraan-kendaraan yang memaksakan berjalan pada genangan air tinggi seperti banjir. Air akan lebih mudah masuk ke dalam ruang bakar sehingga mengganggu proses pembakaran.

Air yang masuk ke ruang bakar inilah yang mengakibatkan rusaknya komponen mesin seperti piston, poros engkol, head silinder, dan lain-lain. Kondisi mesin akan terus parah jika dipaksa untuk digunakan. Pada tahap ini, turun mesin adalah solusi terbaik dan harus Kamu lakukan.

Baca Juga : Kelistrikan Mobil Mati Total

Nah, itulah beberapa gejala yang menandakan kapan harus melakukan turun mesin mobil. Kerusakan mesin bisa bertambah parah jika dibiarkan saja atau dipaksa berjalan. Atasi sesegera mungkin guna menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk. Semoga tulisan ini memberikan informasi bermanfaat terutama bagi Kamu yang sedang mengalami masalah serupa.

Tags:,
No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *